Karakter adalah sebuah ciri khas dari pengaplikasian sebuah tindakan yang muncul dari diri masing-masing kehidupan.
Karakter juga dapat diartikan dari keseluruhan tingkah laku seseorang yang berbeda-beda pada setiap individunya.
Karakter dapat sedikit diperbaiki dan sedikit diolah tapi tidak bisa di ubah dari karakter aslinya, karena karakter berasal dari penjiwaan sseorang yang terwujudkan dan tindakan sehari-harinya baik itu dari sisi berbicara maupun bertingkah laku.
Karakter utama yang seharusnya ditanamkan dalam diri manusia adalah karakter yang sesuai dengan apa yang tertera di dalam ideologi negara yaitu Pancasila.
Pada zaman sekarang ini banyak sekali yang mengatas namakan pendidikan karakter tetapi mereka tidak sadar pendidikan yang mereka lakukan cendrung memanjakan peserta didiknya terutama di sektor pelajar yang harusnya ditunjukan bagaimana berkarakter yang tepat.
Dulu para pelajar ketika ingin memasuki sekolah tingkat menengah maka mereka harus melewati masa orientasi sekolah.
Di sanalah mereka diajarkan bagaimana berperilaku yang sesuai dengan tata krama dan perlahan-lahan membentuk karakternya.
Ketika masa tersebutlah para siswa baru diajarkan bagaimana saling menghormati satu sama lain terutama orang yang lebih tua darinya dan juga para guru yang mengajar di sekolah tersebut.
Tetapi ada hal yang kurang baik pada masa sekarang. Orang tua cendrung membiarkan anaknya dan lebih membela anaknya ketika anaknya bersalah dan tidak melihat dari segala sisi.
Jika hal ini terus dibiarkan mau jadi apa negara ini ?
ketika semua para penerus bangsa telah ditanamkan sifat yang terlalu memanjakan dan tidak diajarkan sopan santun terhadap orang yang lebih tua, mungkin premanisme akan terjadi dimana mana, tidak ada rasa peduli sama sekali antar sesama,
Ingat kami keras bukan berarti benci! tetapi kami peduli dengan anda dan ingin membangun anda menjadi sosok yang disiplin dan mengerti cara menghormati satu sama lain.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar